Bagaimana cara cek apakah alamat email seseorang mencurigakan?
Perhatikan domainnya (bagian setelah @), apakah namanya cocok dengan orang atau perusahaan yang dia akui, dan cari alamat itu di Google dengan tanda kutip. Perusahaan asli memakai domain sendiri, bukan alamat gratis, dan email sekali pakai adalah tanda bahaya.
Penipu lowongan kerja sering memakai domain yang mirip dengan perusahaan asli, hanya beda satu huruf atau ditambah kata seperti "-career". Veritaza memeriksa apakah sebuah alamat email ada dalam daftar penipuan dan apakah alamat itu alamat sekali pakai, di pemeriksaan 3.
Cara memeriksanya
- Baca domainnya pelan-pelan dan bandingkan dengan situs resmi perusahaan. Satu huruf beda sudah cukup untuk menipu.
- Cari alamat email itu di Google dengan tanda kutip.
- Cari nama orangnya bersama nama perusahaan dan kata "penipuan".
- Jangan klik tautan atau buka lampiran dari email yang mencurigakan.
- Kirim email ke alamat resmi di situs perusahaan untuk memastikan orang itu benar-benar bekerja di sana.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Emailnya dari Gmail. Apakah otomatis palsu?
- Tidak. Orang biasa memakai Gmail. Tetapi perusahaan yang merekrut lewat alamat Gmail, bukan domain sendiri, perlu dicurigai.
Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.
Periksa seseorang