Veritaza

Agen properti minta uang survei atau biaya lihat rumah. Apakah itu normal?

Tidak normal. Agen properti dibayar komisi saat transaksi terjadi, bukan biaya untuk melihat rumah. "Uang survei", "biaya booking lihat rumah", atau "uang bensin" yang harus ditransfer sebelum bertemu adalah tanda agen palsu.

Agen palsu bekerja dengan foto dari iklan orang lain, nomor WhatsApp, dan alasan bahwa pemilik hanya menerima calon yang serius. Agen sungguhan punya kantor yang bisa didatangi, bisa ditemui di rumahnya, dan tidak meminta uang di muka.

Cara mengeceknya

  1. Tanyakan nama kantor agennya dan datangi, atau telepon nomor kantor yang ada di situs resminya.
  2. Tanyakan apakah agennya anggota AREBI, dan cek namanya.
  3. Minta bertemu di rumah yang ditawarkan, bukan di tempat lain.
  4. Cari nama dan nomor agennya di Google bersama kata "penipu".
  5. Jangan transfer biaya apa pun sebelum melihat rumah dan bertemu orangnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Agen bilang biaya surveinya nanti dipotong dari DP. Wajar?
Tidak. Itu cara membuat biaya di muka terdengar masuk akal. Agen yang sungguhan tidak memungutnya.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga