Veritaza

Apa itu love scam dan bagaimana cara kerjanya?

Love scam adalah penipuan yang memakai hubungan asmara palsu untuk mengambil uang Anda: penipu berkenalan lewat aplikasi kencan atau media sosial, membangun rasa percaya selama berminggu-minggu, lalu meminta uang. Fotonya biasanya curian dan ceritanya dipakai untuk banyak korban sekaligus.

Polanya hampir selalu sama. Perhatian yang sangat besar sejak awal, pernyataan cinta yang cepat, rencana masa depan bersama, lalu sebuah masalah mendadak yang hanya bisa diselesaikan dengan uang Anda: rumah sakit, paket yang tertahan, tiket pesawat, rekening yang diblokir. Setelah transfer pertama, akan ada permintaan berikutnya.

Veritaza memeriksa apakah foto, pesan, nomor, dan nama orang tersebut muncul di tempat lain dengan cerita yang berbeda. Tidak ada pemeriksaan yang bisa menemukan semua penipu, tetapi tanda-tanda ini sering kelihatan sebelum uang berpindah.

Tanda-tanda love scam

  1. Menyatakan cinta atau mengajak menikah padahal belum pernah bertemu.
  2. Selalu ada alasan untuk tidak video call dan tidak bisa bertemu.
  3. Mengaku bekerja di luar negeri: tentara, dokter, insinyur di kapal atau rig minyak.
  4. Cepat mengajak pindah ke WhatsApp atau Telegram, lalu profil di aplikasi kencannya hilang.
  5. Permintaan uang muncul setelah rasa percaya terbentuk, selalu mendesak, dan selalu "sekali ini saja".

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah korban love scam hanya orang yang kesepian?
Tidak. Korbannya dari segala usia, pendidikan, dan pekerjaan. Penipu bekerja dengan naskah yang dirancang supaya terasa meyakinkan untuk siapa pun.
Apakah Veritaza bisa memastikan dia penipu?
Tidak ada yang bisa memastikan. Veritaza menunjukkan tanda bahaya: foto yang muncul di tempat lain, kalimat pesan yang disalin, nomor dalam daftar penipuan, nama yang terkait laporan penipuan.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga