Bagaimana cara tahu akun Tinder atau Bumble itu palsu?
Akun palsu di aplikasi kencan biasanya punya foto yang terlalu bagus, bio yang kosong atau generik, dan langsung mengajak pindah ke WhatsApp atau Telegram. Cara paling cepat mengeceknya adalah pencarian gambar terbalik pada fotonya dan video call singkat.
Akun palsu dibuat dalam jumlah besar, jadi penipu tidak menghabiskan waktu untuk detail. Perhatikan foto yang semuanya bergaya profesional, jarak lokasi yang tidak masuk akal, dan obrolan yang terasa seperti naskah: pertanyaan yang sama kepada semua orang, jawaban yang tidak nyambung dengan apa yang Anda tulis.
Cara mengeceknya
- Simpan foto profilnya dan cari dengan Google Lens. Foto yang muncul di akun lain dengan nama lain berarti curian.
- Baca bionya: kosong, hanya emoji, atau kalimat umum seperti "mencari cinta sejati" adalah tanda.
- Tanyakan sesuatu yang spesifik tentang kota Anda atau tentang foto di profilnya. Penipu sering menjawab mengambang.
- Ajak video call lewat aplikasi kencannya sebelum pindah ke WhatsApp.
- Periksa nomornya begitu Anda mendapatkannya: nomor virtual dan nomor dari negara lain sering dipakai akun palsu.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Akunnya sudah terverifikasi di aplikasi. Berarti aman?
- Tanda verifikasi membantu, tetapi bisa diakali. Tetap periksa fotonya dan jangan kirim uang kepada siapa pun dari aplikasi kencan.
Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.
Periksa seseorang