Kenapa orang yang saya kenal lewat internet tidak mau video call?
Sering kali orang menghindari video call karena dia bukan orang yang dia akui: fotonya milik orang lain. Rasa malu memang ada, tetapi jika dia selalu menolak dan alasannya terus berulang, Anda punya alasan untuk curiga.
Alasan yang paling sering dipakai: kamera rusak, sinyal jelek, sedang bekerja di kapal pesiar atau di anjungan minyak lepas pantai, sedang bertugas sebagai tentara di luar negeri, atau "belum siap". Ada juga yang mau video call, tetapi sangat singkat, gelap, atau kameranya ditutup.
Apa yang perlu dilakukan
- Ajak video call singkat, satu menit saja, pada jam yang dia pilih.
- Jika dia selalu menolak, jangan terima alasan lagi: minta foto baru dengan gaya tangan yang Anda tentukan.
- Jangan pernah kirim uang atau pulsa "untuk memperbaiki kamera" atau "beli kuota".
- Periksa foto dan nomor orang tersebut sebelum melanjutkan obrolan.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah video call membuktikan bahwa orang itu nyata?
- Sangat membantu, tetapi sekarang video palsu (deepfake) juga ada. Waspadai video call yang sangat singkat, gambarnya aneh, atau tanpa suara.
Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.
Periksa seseorang