Veritaza

Perekrut minta foto KTP dan selfie untuk lamaran. Apakah boleh saya kirim?

Jangan kirim lewat chat kepada perekrut yang belum Anda pastikan. Foto KTP dan selfie memegang KTP adalah persis yang dibutuhkan untuk mendaftar pinjol atau membuka akun atas nama Anda. Perusahaan asli meminta dokumen setelah Anda diterima, lewat sistem resmi atau di kantor.

Modus "lamaran" ini kadang tidak meminta uang sama sekali; data Anda yang menjadi tujuannya. Beberapa bulan kemudian datang tagihan pinjol atau rekening Anda dipakai menampung uang penipuan. Semakin lengkap data yang diminta di awal, semakin besar kecurigaannya.

Yang perlu dilakukan

  1. Pastikan dulu perusahaannya lewat situs resmi dan nomor kantor.
  2. Kirim dokumen hanya lewat sistem rekrutmen resmi atau serahkan langsung di kantor, bukan lewat WhatsApp atau Telegram.
  3. Jangan pernah mengirim selfie memegang KTP untuk lamaran.
  4. Kalau sudah terlanjur: pantau SMS, email, dan telepon untuk pendaftaran yang tidak Anda lakukan, dan laporkan kalau ada.
  5. Waspadai permintaan data tambahan: nomor rekening, nama ibu kandung, atau foto kartu ATM.

Pertanyaan yang sering diajukan

Perusahaan asli juga minta KTP, kan?
Ya, tetapi setelah Anda diterima, untuk kontrak dan penggajian, dan tidak lewat chat dari nomor pribadi.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga