Veritaza

Dia minta foto KTP saya. Apakah berbahaya kalau saya kirim?

Ya, berbahaya: dengan foto KTP dan selfie Anda, orang bisa mendaftar pinjol, membuka akun, atau menipu orang lain memakai identitas Anda. Jangan kirim foto KTP kepada orang yang hanya Anda kenal lewat internet, apa pun alasannya.

Alasan yang sering dipakai: "supaya aku percaya kamu serius", "untuk tiket", "untuk syarat kerja", "untuk kirim hadiah". Orang yang sungguh-sungguh tidak butuh KTP Anda untuk mengobrol. Kalau suatu saat memang perlu, misalnya untuk sewa atau kerja, lakukan lewat jalur resmi, bukan lewat chat.

Yang perlu dilakukan

  1. Tolak. Tidak ada alasan yang membuat kenalan online butuh foto KTP Anda.
  2. Jangan kirim selfie sambil memegang KTP. Itu yang dipakai untuk mendaftar pinjol dan akun atas nama Anda.
  3. Kalau sudah terlanjur: pantau SMS dan email Anda untuk pendaftaran yang tidak Anda lakukan.
  4. Waspadai tagihan atau telepon penagih atas pinjaman yang tidak pernah Anda ambil, dan laporkan segera.
  5. Jangan balas dengan meminta KTP-nya juga sebagai "bukti": foto KTP yang dia kirim bisa saja curian atau editan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Dia sudah mengirim KTP-nya duluan. Bukankah adil kalau saya balas?
Tidak. KTP yang dia kirim mungkin milik orang lain. Veritaza bisa mencari tanda pemalsuan pada foto KTP yang dikirim orang, tetapi tidak pernah mengatakan sebuah KTP asli.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga