Veritaza

Nomor WhatsApp-nya +1 atau +44, padahal mengaku orang Indonesia. Kenapa?

Kode negara yang tidak cocok dengan ceritanya sering berarti nomor virtual: nomor yang dibeli online tanpa kartu SIM, dipakai untuk membuat akun WhatsApp dalam jumlah banyak, dan dibuang setelah dipakai. Tanyakan alasannya, dan anggap tanda bahaya kalau jawabannya mengambang.

Ada alasan yang sah: orang Indonesia yang tinggal di luar negeri, atau pekerja migran. Tetapi orang seperti itu bisa menjelaskan dengan mudah dan tidak keberatan video call. Veritaza memeriksa apakah sebuah nomor adalah nomor virtual dan dari negara mana, di pemeriksaan 3.

Yang perlu dilakukan

  1. Tanyakan langsung kenapa nomornya dari negara lain, dan lihat apakah jawabannya konsisten dengan cerita sebelumnya.
  2. Coba telepon biasa (bukan WhatsApp). Nomor virtual sering tidak bisa menerima panggilan.
  3. Cari nomornya di Google dengan tanda kutip.
  4. Minta video call. Orang yang memang tinggal di luar negeri tidak keberatan.
  5. Periksa nomornya di Veritaza untuk melihat apakah nomor virtual dan apakah pernah dilaporkan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Nomornya +62 tapi dia mengaku di luar negeri. Bagaimana?
Itu bisa saja benar: orang Indonesia di luar negeri sering tetap memakai nomor lama. Yang menentukan tetap foto, pesan, dan permintaan uangnya.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga