Veritaza

Harga kontrakan jauh lebih murah dari pasaran. Apakah itu tanda penipuan?

Sering kali ya. Harga yang jauh di bawah rumah serupa di lokasi yang sama adalah umpan: penipu menyalin foto dari iklan asli dan memasang harga yang membuat orang buru-buru transfer DP. Harga murah saja belum tentu penipuan, tetapi harus diikuti pengecekan yang lebih teliti.

Ada alasan sah untuk harga murah: rumah perlu renovasi, lokasi kurang strategis, atau pemilik butuh penyewa cepat. Tetapi pemilik yang sungguhan bisa menunjukkan rumahnya dan dokumennya. Yang tidak bisa adalah penipu.

Cara mengeceknya

  1. Bandingkan dengan iklan lain di sekitar lokasi yang sama. Selisih yang sangat besar perlu dijelaskan.
  2. Cari foto iklannya dengan Google Lens; kalau muncul di iklan lain dengan harga normal, iklan murah itu salinan.
  3. Minta survei langsung dan bertemu pemilik atau orang yang memegang kunci.
  4. Minta lihat sertifikat atau bukti PBB dan cocokkan namanya dengan KTP orang yang menyewakan.
  5. Jangan bayar apa pun sebelum melihat rumah dan membaca perjanjiannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pemilik bilang harganya murah karena dia tidak mau repot. Masuk akal?
Mungkin. Tetapi pemilik yang tidak mau repot pun bisa menunjukkan rumahnya. Kalau survei selalu ditunda, itu jawabannya.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga