Dapat tawaran kerja lewat WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Apakah asli?
Hampir selalu penipuan. Perusahaan yang sungguhan tidak mengirim tawaran kerja acak ke nomor yang tidak pernah melamar, apalagi dari nomor pribadi dengan janji gaji besar untuk kerja ringan. Tawaran seperti ini biasanya berujung pada tugas berbayar yang meminta deposit.
Pesannya dibuat umum supaya cocok untuk siapa saja: "kami melihat profil Anda", "kerja dari rumah 1-2 jam sehari", "gaji harian". Setelah Anda membalas, Anda diarahkan ke Telegram, diberi tugas kecil yang dibayar, lalu diminta deposit.
Yang perlu dilakukan
- Jangan balas. Kalau sudah terlanjur, jangan ikuti tautan atau grup yang diberikan.
- Cari nomornya di Google dengan tanda kutip; nomor penipu loker sering sudah dilaporkan.
- Kalau menyebut nama perusahaan, cek lewat situs resmi perusahaan itu, bukan lewat nomor yang mengirim.
- Perhatikan kode negara nomornya; nomor luar negeri yang mengaku HRD di Indonesia adalah tanda.
- Blokir dan laporkan nomornya di WhatsApp.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Saya memang pernah melamar ke banyak tempat. Mungkin ini dari salah satunya?
- Perekrut asli menyebut posisi yang Anda lamar, memakai email atau nomor kantor, dan tidak menjanjikan gaji untuk tugas "like dan subscribe".
Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.
Periksa seseorang