Calon penyewa kos mengirim bukti transfer lalu minta uangnya dikembalikan. Modus apa ini?
Ini modus yang mengincar pemilik kos dan kontrakan: calon penyewa mengirim bukti transfer palsu, lalu dengan alasan batal atau kelebihan bayar meminta Anda "mengembalikan" uang yang sebenarnya tidak pernah masuk. Selalu cek mutasi rekening Anda sendiri sebelum mengembalikan apa pun.
Biasanya dia mengaku akan menyewa lama, membayar beberapa bulan sekaligus, dan terburu-buru. Bukti transfernya terlihat meyakinkan. Lalu datang alasan: salah nominal, atasan membatalkan, atau "tolong kembalikan sebagian hari ini". Pemilik yang sibuk kadang mengembalikan tanpa mengecek.
Yang perlu dilakukan
- Buka aplikasi bank Anda dan lihat mutasi. Kalau tidak ada uang masuk, tidak ada yang perlu dikembalikan.
- Jangan percaya tangkapan layar atau "bukti dari bank" yang dia kirim.
- Katakan bahwa pengembalian hanya dilakukan setelah dana terlihat masuk, dan jangan terpengaruh desakan.
- Simpan nomor dan tangkapan layarnya untuk dilaporkan.
- Kalau dia pernah survei dan menginap, periksa juga barang-barang di kamar.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Dia menuduh saya menipu dan mengancam lapor. Bagaimana?
- Biarkan. Orang yang benar-benar mentransfer bisa minta bank melacaknya, dan bank Anda bisa memastikan tidak ada dana masuk.
Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.
Periksa seseorang