Veritaza

Dia malah mengirim uang atau hadiah ke saya duluan. Masa penipu?

Bisa saja, dan ini teknik yang umum: memberi sedikit dulu supaya Anda merasa berutang budi dan percaya, lalu meminta jauh lebih banyak. Dalam tugas berbayar dan investasi bodong, pembayaran kecil di awal justru bagian dari naskahnya.

Perhatikan apa yang terjadi setelah hadiah itu. Kalau menyusul permintaan: meneruskan uang ke rekening lain, membayar "biaya" untuk hadiah yang lebih besar, atau menaruh modal, maka pemberian pertama hanyalah umpan. Uang yang dikirim ke Anda juga bisa berasal dari korban lain.

Yang perlu diperhatikan

  1. Jangan meneruskan uang yang masuk ke rekening Anda ke rekening lain atas permintaannya.
  2. Hadiah yang diikuti permintaan "bayar biaya pengiriman" atau "bea cukai" adalah modus, bukan hadiah.
  3. Keuntungan kecil yang bisa ditarik di awal tugas atau investasi adalah tanda money game, bukan bukti aman.
  4. Tetap periksa foto, nomor, dan pesannya seperti biasa. Kebaikan di awal tidak mengubah tanda bahaya lainnya.
  5. Kalau uang yang masuk tidak jelas asalnya, hubungi bank Anda dan jangan gunakan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa penipu mau mengeluarkan uang?
Karena jumlahnya kecil dibanding yang mereka harapkan dari Anda, dan sering kali uang itu bukan milik mereka, melainkan milik korban lain.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga