Veritaza

Lowongan mengatasnamakan perusahaan besar tapi kontaknya nomor pribadi. Bagaimana memastikannya?

Pastikan lewat kanal resmi perusahaan itu sendiri: halaman karier di situs resminya, atau nomor telepon kantor dari situs itu. Perusahaan besar merekrut lewat sistem resmi dan email dengan domain sendiri, bukan lewat WhatsApp pribadi atau email gratis.

Penipu suka nama besar karena orang merasa tidak perlu mengecek. Poster lowongannya meniru desain asli, kadang sampai nama HRD-nya. Yang tidak bisa mereka tiru: domain email resmi dan nomor kantor. Perusahaan besar juga sering memasang peringatan tentang lowongan palsu di situsnya; cari peringatan itu.

Cara memastikannya

  1. Buka situs resmi perusahaan dan cari halaman karier. Kalau lowongan itu tidak ada di sana, anggap palsu.
  2. Bandingkan domain email perekrut dengan domain resmi, huruf demi huruf.
  3. Telepon nomor kantor dari situs resmi dan tanyakan.
  4. Cari nama perusahaan bersama kata "lowongan palsu" atau "waspada penipuan"; banyak perusahaan menerbitkan peringatan.
  5. Jangan bayar apa pun dan jangan kirim KTP sebelum Anda yakin.

Pertanyaan yang sering diajukan

Posternya ada logo dan alamat kantor yang benar. Bukankah itu cukup?
Logo dan alamat bisa disalin dari situs resmi. Yang menentukan adalah kanal kontaknya.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga