Dia mau mengirim uang dalam jumlah besar ke saya, tapi saya harus bayar biaya dulu. Apakah ini modus?
Ya, ini modus klasik yang disebut penipuan biaya di muka: uang besar yang dijanjikan tidak pernah ada, dan biaya yang Anda bayar untuk "mencairkannya" adalah satu-satunya uang yang berpindah. Setiap biaya yang dibayar akan diikuti biaya baru.
Ceritanya bermacam-macam: warisan dari kerabat yang tidak dikenal, hadiah dari kenalan yang kaya, dana proyek yang harus diamankan, transfer dari luar negeri yang tertahan. Yang selalu sama: Anda harus membayar dulu, lewat transfer ke rekening pribadi, dan selalu mendesak.
Tanda-tandanya
- Jumlah yang dijanjikan tidak masuk akal untuk orang yang baru dikenal.
- Anda diminta membayar biaya administrasi, pajak, asuransi, atau "biaya pelepasan" sebelum uang cair.
- Dokumen resmi yang dikirim penuh logo tetapi berisi kesalahan, dan kontaknya nomor pribadi.
- Ada tenggat waktu: kalau tidak bayar hari ini, dana hangus.
- Jangan bayar apa pun. Kalau sudah terlanjur, berhenti sekarang dan telepon bank Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Bagaimana kalau dia mengirim foto bukti transfernya?
- Bukti transfer dan surat bank mudah dipalsukan. Satu-satunya bukti adalah uang yang benar-benar masuk ke rekening Anda, yang bisa Anda lihat di aplikasi bank sendiri.
Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.
Periksa seseorang