Ada nomor baru yang mengaku anak atau saudara saya dan minta ditransfer. Bagaimana memastikannya?
Cara memastikannya sederhana: telepon nomor lama anak atau saudara Anda, atau hubungi lewat orang lain di keluarga, sebelum mengirim apa pun. Penipu mengandalkan rasa panik dan permintaan "jangan telepon dulu, aku sedang sibuk".
Pesannya biasanya dimulai dengan sapaan keluarga, cerita HP hilang atau rusak, lalu kebutuhan mendesak: bayar sesuatu sekarang, nanti diganti. Nama di profil WhatsApp bisa ditulis siapa saja, dan fotonya bisa diambil dari media sosial anak Anda.
Cara memastikannya
- Telepon nomor lamanya. Kalau tidak diangkat, hubungi lewat anggota keluarga lain.
- Minta video call di nomor baru itu. Penipu akan menolak dengan alasan.
- Tanyakan sesuatu yang hanya diketahui keluarga, dan jangan terima jawaban mengambang.
- Jangan transfer ke rekening atas nama orang lain, "rekening teman", meskipun alasannya masuk akal.
- Kalau ternyata penipu: simpan tangkapan layar, blokir, dan laporkan nomornya.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Nama dan foto profilnya memang anak saya. Bagaimana mungkin?
- Foto diambil dari media sosial, dan nama di WhatsApp ditulis bebas oleh pemilik nomor. Itu bukan bukti.
Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.
Periksa seseorang