Veritaza

Ditawari kerja di Kamboja atau Thailand dengan gaji besar tanpa syarat. Apakah aman?

Tidak aman. Tawaran kerja ke Kamboja, Myanmar, Laos, atau Thailand dengan gaji besar, tanpa syarat keahlian, dan berangkat cepat dengan visa turis adalah pola yang banyak berakhir dengan paspor disita dan dipaksa bekerja menipu orang lain secara online. Berangkat hanya lewat jalur resmi dengan visa kerja.

Perekrutnya sering teman atau kenalan di media sosial yang "sudah sukses di sana". Pekerjaan yang dijanjikan: operator, customer service, admin, dengan gaji jauh di atas Indonesia. Tiket dan akomodasi ditanggung. Setelah tiba, dokumen diambil, dan "utang" tiket harus dibayar dengan bekerja.

Yang perlu diperiksa

  1. Berangkat hanya lewat perusahaan penempatan (P3MI) yang terdaftar resmi di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dengan visa kerja.
  2. Tawaran yang menyuruh berangkat dengan visa turis, "nanti diurus di sana", adalah tanda bahaya yang jelas.
  3. Cari nama perusahaan dan perekrutnya di Google bersama kata "penipuan" dan "scam".
  4. Jangan serahkan paspor kepada siapa pun selain petugas resmi.
  5. Beri tahu keluarga nama perusahaan, alamat, dan nomor perekrut sebelum berangkat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Teman saya sendiri yang mengajak. Masa dia menipu?
Kadang teman itu sendiri sudah terjebak dan dipaksa merekrut orang lain. Tanyakan hal-hal yang spesifik dan minta video call bebas.

Ingin tahu apakah ada tanda bahaya pada orang yang sedang Anda ajak bicara? Veritaza memeriksa foto, pesan, nomor, email, nama, dan kartu identitasnya, seharga Rp53.999.

Periksa seseorang

Baca juga